
Kampus merupakan suatu komunitas intelektual. Sebagai orang Islam, tentu kita sangat mendambakan kampus islami. Yang dimaksud dengan kampus islami adalah kampus yang menerapkan nilai-nilai Islam, baik dalam segi muatan pendidikan, perilaku insan kampus maupun lingkungan. Hal ini tercermin dari paradigma dan perilaku manusia kampus itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Islam telah mengatur dan memberi petunjuk tatacara hubungan manusia dengan Tuhannya, sesama manusia dan lingkungannya.
Kita patut bangga dengan banyaknya lembaga pendidikan saat ini di Indonesia. Terlepas dari motif menjamurnya berbagai kampus selama ini, namun penulis bersangka baik bahwa fenomena ini menandakan bahwa kita mulai sadar akan pentingnya pendidikan dan peduli terhadapnya. Lantas, apakah kita merasa cukup dengan kuantitas kampus yang semakin banyak, tanpa mengimbangi dengan kualitas dan value (nilai-nilai)?
Read more...
Rasulullah pernah menenggarai bahwa Umat Islam setidaknya akan melalui lima periode dalam perjalannya hingga hari kiamat. Yaitu periode kenabian, periode kekhalifahan yang tegak di atas nilai-nilai kenabian, periode Mulkan ‘adhan atau penguasa yang menggigit, periode Mulkan Jabbariyan atau penguasa yang menindas, dan terakhir sebelum datangnya kiamat umat ini sekali lagi akan berjaya dengan kembali ke periode kekhalifahan yang tegak di atas nilai-nilai kenabian.
Pasang surut peradaban Islam dan pergiliran kepemimpinan dunia tergambar jelas dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Baihaqi. Rasulullah ingin menggambarkan kepada para sahabat dan umat Islam tentang perjalanan umat ini. Hadits di atas juga ingin menekankan ketetapan Allah (sunnatullah) yang akan berlaku pada semua umat manusia, tak terkecuali umat Islam.

“Alhamdulillah, baru saja dapat rezeki”. Ketika mendengar kalimat ini, kebanyakan orang berpikir bahwa obyek yang sedang dibicarakan dalam kalimat tersebut adalah rezeki duniawi, lebih khusus lagi adalah rezeki berupa harta. Kalau kita mau mencermati, sebenarnya rezeki berupa harta adalah sebagian saja dari rezeki yang Allah berikan kepada makhluk-Nya. Namun, sifat kebanyakan manusia yang jauh dari rasa syukur dan lebih berorientasi dengan gemerlap dunia yang fana, terkadang hanya membatasi rezeki dengan harta duniawi semata. Padahal sesungguhnya Allah Ta’ala telah banyak memberi rezeki kepada manusia dengan bentuk yang beragam.
Rezeki Umum dan Rezeki Khusus
Rezeki yang Allah berikan kepada makhluk ada dua bentuk :
Read more...
lmu adalah motor penggerak pemikiran dan aktifitas manusia. Tinggi rendahnya martabat manusia ditentukan oleh faktor ilmu. Karena itu, ilmu memiliki perhatian penting dalam tradisi Islam. Hal tersebut misalnya, dapat dilihat, Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wassalam dan generasi gemilang setelahnya, dalam setiap episode historisnya selalu memberi titik berat kepada pengembangan tradisi keilmuan. Sebabnya, epistemologi yang menjadi kerangka ilmu adalah sentra aktifitas manusia.





1
0
1
.::Sekretariat Prisma Al-Azhar: Lt. 03 Masjid Raya Al-Azhar, Jl. Sentra Baru Primer Pulo Gebang, Jakarta Timur::.